Tipe – Tipe Pemasangan Filter Air Yang Ideal

pemasangan filter air dengan menggunakan satu toren

Dalam melakukan pemasangan filter air, terdapat berbagai macam tipe pemasangan air dengan kelebihan yang berbeda – beda pula. Tentunya ketika anda akan melakukan pemasangan filter air, anda perlu memilih tipe filter air yang sesuai dengan kondisi sumber air baku (air tanah / air sumur) dan juga kebutuhan konsumen. Dari berbagai macam tipe pemasangan filter air tersebut, konfigurasi pemasangan filter air dengan satu toren, dua toren, dan satu pompa air, merupakan pilihan tipe pemasangan filter air terbaik yang menghasilkan air bersih serta mempunyai tekanan yang cukup baik pada jalur distribusi. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai keunggulan 3 tipe pemasangan filter air tersebut. Simaklah penjelasan berikut ini !

 

Tipe – Tipe Pemasangan Filter Air

1. Pemasangan Filter Air Menggunakan Satu Toren

pemasangan filter air dengan menggunakan satu toren

Pemasangan Filter Air dengan menggunakan satu toren air memiliki beberapa keunggulan dan kekurangan, diantaranya :

  • Proses penyaringan menghasilkan hasil yang sempurna
  • Umur media lebih singkat bila dibandingkan dengan pemasangan filter menggunakan dua toren
  • Distribusi filter air mengandalkan gravitasi, sehingga air yang keluar dari kran tidak terlalu besar

 

2. Pemasangan Filter Air Menggunakan Dua Toren

pemasangan filter air dengan menggunakan dua toren

Pemasangan filter air dengan menggunakan dua toren memiliki beberapa keunggulan, diantaranya :

  • Umur media filter lebih panjang
  • Persediaan air bersih yang lebih banyak
  • Proses filtrasi sempurna

Untuk memperoleh tekanan yang lebih kuat pada jalur distribusi, anda dapat memasang pompa setelah pemasangan dua toren, hal ini akan sangat bermanfaat ketika kita menggunakan shower untuk mandi, cuci mobil, dan kebutuhan – kebutuhan lainnya.

 

3. Pemasangan Filter Air Langsung Dari Pompa Air

pemasangan filter air langsung dari pompa air

Untuk melakukan pemasangan filter air langsung dari pompa air, terdapat beberapa hal yang harus anda penuhi, salah satunya adalah tekanan air yang masuk pada filter air tidak boleh terlalu kuat. Apabila tekanan air terlalu kuat, proses filtrasi akan berjalan kurang sempurna yang nantinya akan membuat air yang dihasilkan kurang memenuhi harapan. Untuk mengatur kecepatan / laju air yang akan masuk ke tabung filter, anda dapat menggunakan Stop Kran / Control Valve. Namun, pada kondisi tertentu Control Valve tidak perlu dipasang. Contohnya adalah ketika posisi tabung filter jauh dari pompa air atau pompa air yang dipasang tidak bertekanan besar.

 

Prosedur Operasional Filter Air

prosedur operasional filter air

1. Backwash

Backwash adalah proses pencucian media filter air. Proses pencucian ini selain membersihkan media filter, juga menggemburkan media filter sehingga media filter dapat bekerja secara maksimal lagi. Untuk hasil yang maksimal, anda harus melakukan proses backwash ini secara berkala setiap 2 hari sekali atau satu minggu sekali tergantung dari kondisi air baku yang akan diolah.

 

2. Drain

Setelh melakukan proses backwash, proses selanjutnya yang harus anda lakukan adalah Drain. Drain merupakan proses yang dilakukan untuk membersihkan sisa – sisa kotoran atau pengotor yang ada pada filter selama proses backwash. Proses drain juga berfungsi untuk melakukan pengecekan pada air, apakah air yang keluar dari filter sudah benar – benar bersih atau tidak. Apabila sudah bersih, maka air siap untuk disalurkan pada jalur distribusi air bersih.

 

3. Operasional

Operasional merupakan proses penyaringan dimana keran – keran yang berada pada posisi filter air bekerja sebagai penjernih air.

 

Seperti itulah sedikit penjelasan mengenai tipe – tipe pemasangan filter air dan prosedur operasional yang ada. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih.

 

Leave A Comment